Berita

Kekuatan Seorang Ibu: Hasriana Lahirkan Kembar Empat di Usia Kehamilan 32 Minggu

MamujuMeski usia kehamilannya baru mencapai 32 minggu, persalinan berjalan lancar berkat ketabahan sang ibu dan kerja sama tim medis yang solid. Kehamilan kemba...
Devi Sry Atmaja
Devi Sry Atmaja
06 Juli 2026 · 12:18 WIB · 8 Views
Kekuatan Seorang Ibu: Hasriana Lahirkan Kembar Empat di Usia Kehamilan 32 Minggu

Foto: Istimewa


Mamuju

Meski usia kehamilannya baru mencapai 32 minggu, persalinan berjalan lancar berkat ketabahan sang ibu dan kerja sama tim medis yang solid. Kehamilan kembar empat ini tentu bukan perjalanan yang mudah. Namun, Hasriana menghadapinya dengan penuh kekuatan dan harapan.

Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Sulbar, Yusran Antonius, mengungkapkan kekagumannya terhadap proses persalinan ini. Yang tak kalah menarik adalah urutan kelahiran bayi-bayi tersebut: bayi pertama perempuan, kedua laki-laki, ketiga perempuan, dan keempat laki-laki.

“Kolaborasi tim multidisiplin sangat penting dalam menangani kehamilan berisiko tinggi seperti ini,” ujar dr. Yusran. Tim yang terdiri dari dokter spesialis anestesi, dokter anak, bidan, perawat, hingga tenaga kesehatan lainnya bekerja bahu-membahu memastikan keselamatan ibu dan keempat bayinya.

Bagi Hasriana dan suaminya, Mirwansyah, momen ini menjadi anugerah sekaligus ujian iman. Mirwansyah mengungkapkan rasa syukurnya mewakili keluarga.

“Awalnya memang kaget, tapi kami bersyukur semuanya berjalan lancar,” katanya.

Kisah Hasriana menjadi inspirasi bagi banyak ibu, khususnya mereka yang sedang menghadapi kehamilan berisiko. Bahwa dengan perawatan yang baik, dukungan keluarga, dan doa yang kuat, mukjizat kecil bisa hadir meski melalui jalan yang tidak mudah.

Saat ini, keempat bayi kembar tersebut sedang mendapatkan perawatan intensif di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Sementara Hasriana pun sedang memulihkan diri dengan penuh semangat, dikelilingi cinta keluarga dan doa masyarakat.

Kelahiran kembar empat ini tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi satu keluarga, tetapi juga menjadi bukti kekuatan seorang ibu serta kemajuan pelayanan kesehatan di Sulawesi Barat.