Football

Garuda Pertiwi Kembali Terbang Tinggi, Indonesia Ukir Sejarah Baru di Panggung Sepak Bola Putri ASEAN

KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Sejarah kembali ditulis oleh sepak bola putri Indonesia. Di bawah sorotan ribuan pasang mata di Kuala Lumpur Football Stadium, Malaysia...
Devi Sry Atmaja
Devi Sry Atmaja
24 Juli 2026 · 15:42 WIB · 2 Views
Garuda Pertiwi Kembali Terbang Tinggi, Indonesia Ukir Sejarah Baru di Panggung Sepak Bola Putri ASEAN

Foto: Dok. PSSI


KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Sejarah kembali ditulis oleh sepak bola putri Indonesia. Di bawah sorotan ribuan pasang mata di Kuala Lumpur Football Stadium, Malaysia, Garuda Pertiwi menunjukkan kelasnya sebagai ratu baru Asia Tenggara setelah menaklukkan Laos dengan kemenangan meyakinkan 5-0 pada laga final AFF Women’s Cup 2026, Rabu (22/7/2026). Bukan sekadar kemenangan, hasil ini menjadi simbol kebangkitan sepak bola putri Indonesia. Timnas Putri Indonesia berhasil mempertahankan mahkota juara yang sebelumnya diraih pada edisi 2024, sekaligus mencatatkan sejarah sebagai tim yang mampu meraih gelar back-to-back di ajang tersebut.

Sejak menit pertama, Garuda Pertiwi tampil dengan kepercayaan diri tinggi. Permainan cepat, koordinasi antarlini yang solid, serta tekanan konstan membuat Laos kesulitan mengembangkan permainan. Upaya Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-33. Sydney Hopper menjadi pemain pertama yang membuka keran gol melalui penyelesaian yang membawa Garuda Pertiwi unggul sebelum turun minum. Memasuki babak kedua, Indonesia semakin sulit dibendung. Laos yang berusaha mengejar ketertinggalan justru harus kembali kebobolan akibat agresivitas lini serang Garuda Pertiwi. Tidak butuh waktu lama setelah babak kedua dimulai, Indonesia kembali mencetak gol melalui Isabelle Nottet pada menit ke-48.

Dominasi Indonesia terus berlanjut. Estella Loupatty memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-56, sebelum Felicia De Zeeuw menambah penderitaan Laos lewat gol keempat pada menit ke-68. Pesta kemenangan Indonesia ditutup oleh Emily Nahon yang mencetak gol kelima pada menit ke-84. Skor 5-0 bertahan hingga pertandingan berakhir dan memastikan trofi kembali menjadi milik Garuda Pertiwi.

Keberhasilan mempertahankan gelar AFF Women’s Cup menjadi pencapaian penting bagi sepak bola putri Indonesia. Gelar pertama pada 2024 bukan lagi sekadar kejutan, tetapi menjadi awal dari era baru yang menunjukkan konsistensi dan mental juara. Dua gelar beruntun membuktikan bahwa perkembangan sepak bola putri Indonesia berjalan ke arah yang positif. Para pemain muda yang tampil percaya diri menjadi gambaran bahwa regenerasi terus berjalan dan mampu melahirkan talenta berkualitas. Prestasi ini juga menjadi dorongan besar bagi sepak bola putri nasional untuk mendapatkan perhatian lebih luas, baik dalam pengembangan kompetisi, pembinaan usia muda, maupun peningkatan fasilitas olahraga.

Kemenangan atas Laos bukan hanya tentang angka 5-0 di papan skor. Ini adalah cerita tentang kerja keras, perjuangan, dan keyakinan bahwa sepak bola putri Indonesia mampu berdiri sejajar dengan negara-negara kuat di kawasan. Garuda Pertiwi kini tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga membawa pesan bahwa sepak bola perempuan Indonesia memiliki masa depan yang cerah. Dengan dua gelar AFF Women’s Cup dalam genggaman, perjalanan Indonesia belum selesai. Justru, kemenangan ini menjadi awal dari target yang lebih besar untuk menembus panggung sepak bola dunia.